Martabat Negeri
Riwayat lama telah merapalkan gema suara para leluhur merapalkan kata ‘merdeka’ ranus tangis perlahan memudar bersamaan dengan matahari yang tenggelam di kaki barat mencoba menilik masa lalu mencari perdu-perdu kenangan zaman-demi zaman silih berganti perlahan semua itu terseret oleh waktu menyaksikan budaya baru datang menggantikan warisan nenek moyang segumpul doa dari para terdahulu untuk Bumi Pertiwi ini mencoba mengantongi semua itu bahana mengitari elegi memenuhi negeri mencoba menjaga martabat negara. Sidoarjo, 2026